close
No account yet? Register
LOGIN

Search Property


Price
-  Rp.

Who's Online

We have 3 guests online
Bersiap-siap Sebelum Renovasi Rumah PDF Print E-mail
Sebelum anda memutuskan untuk merenovasi rumah, ada baiknya anda melakukan beberapa hal, agar renovasi berjalan lancar dan biaya tidak membengkak. Merenovasi artinya melakukan perbaikan rumah, seperti mengganti keramik kamar mandi atau meninggikan plafon. Ada juga renovasi yang menghasilkan tambahan luas bangunan, seperti membangun kamar tambahan atau meningkat rumah. Ini biasa disebut pengembangan rumah.

Apapun artinya, yang penting anda sudah siap lahir-batin. Bukan apa-apa, tetapi renovasi seringkali menjadi pekerjaan yang menyita pikiran, waktu dan tentu uang anda. Jika disiapkan secara matang, tentu hasil renovasi tidak melesat jauh dari rencana semula.

Perbanyak Wawasan

Sebelum merenovasi, memperkaya diri dengan berbagai panduan desain rumah sangat membantu. Ketika anda harus bertemu kontraktor atau tukang, Anda bisa menggambarkan yang anda mau dengan jelas. Tentu desain berpengaruh pada biaya renovasi nantinya. Dengan banyak melihat, anda bisa memilih desain yang tepat tetapi terjangkau.

Pengetahuan tentang material baru pun sangat menguntungkan, apalagi umumnya bahan-bahan baru ini hadir dengan keunggulannya tersendiri. Wawasan seperti ini perlu. Siapa tahu jika dihitung-hitung, ternyata pemakaian bahan inovatif ini malah lebih irit!

Anggarkan Biaya

Menghitung biaya renovasi terlebih dahulu merupakan salah satu cara agar anggaran tidak membengkak. Saat baru perencanaan, biasanya anda sulit mendapat gambaran mengenai banyak bahan yang dipakai. Dengan menghitung sendiri biaya renovasi- sampai menghitung kebutuhan material dan ongkos tukang-setidaknya anda punya perkiraan tentang biaya yang anda keluarkan.

Menghitung biaya renovasi boleh dibilang gampang-gampang susah. Hasil perhitungan yang mengikuti sebuah rumus kadangkala juga kurang akurat. Jika anda sama sekali buta soal ini, sebaiknya ambil jasa konsultan untuk membantu menghitungkan. Ada juga perkiraan kasar yang biasa dilakukan, misalnya per m2 dikenakan biaya Rp 1,5 juta – Rp 2 juta.

Jangan Tergoda

Saat merenovasi, tak jarang awalnya hanya ingin memperbaiki sebagian kecil rumah anda saja, akhirnya hampir separuh rumah ikut-ikutan dibongkar. Misalnya, niatnya ingin memperbaiki plafon yang berjamur. Tetapi setelah jadi, ternyata plafon baru yang mulus membuat dinding tampak kusam. Kemudian, dinding pun ikut berganti wajah. Karena itu, usahakan hanya yang kurang sajalah yang diperbaiki atau ditambah. Intinya, jangan tergoda dengan keinginan mengubah yang lain yang di luar anggaran.

Tips:

- Sekalipun menggunakan jasa kontraktor secara borongan, sebaiknya kendali belanja material tetap ada di tangan anda. Andalah yang menentukan kapan material tertentu harus dibeli.
- Jangan menyimpan material terlalu lama, apalagi yang mudah rusak. Keramik lantai, genteng, atau batako sebaiknya dibeli ketika akan dipasang. Kalau disimpan terlalu lama, ada resiko bahan tersebut pecah.
- Dalam membeli material, jangan hanya terpaku pada barang yang murah. Pertimbangkanlah kualitas dan kemudahan pemeliharaan barang nantinya.
- Perhitungkan pula berapa lama renovasi akan dilakukan, karena faktor waktu dapat membebani anggaran biaya.


Sumber:

Harian Kompas, 10 September 2005
 
< Prev   Next >